Workshop Dan Pelatihan Tekhnis Aseptik

Pada hari Rabu, tanggal 25 September 2019 RSU Syifa Medika mengadakan kegiatan workshop dan pelatihan tekhnis aseptik yang di hadiri oleh Siti Rahma,S. Si, M.Kes , Apt dan Mardiana, S.Si, Apt sebagai pembicara pada acara workshop tersebut.

.

.

.

Pelaksanaan Bimbingan Akreditasi SNARS Edisi 1 RSU Syifa Medika Banjarbaru

Di era modern saat ini, rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat, dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan  dan melindungi keselamatan pasien rumah sakit Salah satu cara untuk menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan serta  untuk meningkatkan profesionalisme Rumah Sakit.

Pada Permenkes Nomor 012 Tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit disebutkan bahwa pengertian akreditasi rumah sakit adalah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, bahwa Rumah Sakit itu memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan. Akreditasi bermanfaat untuk pasien dan masyarakat memperoleh pelayanan sesuai dengan standar yang terukur, juga bagi petugas kesehatan di rumah sakit, dengan adanya akreditasi bermanfaat akan menimbulkan rasa aman dalam melaksanakan tugasnya oleh karena rumah sakit memiliki sarana, prasarana dan peralatan yang telah memenuhi standar.

             Sejak tahun 2018 sudah diluncurkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit edisi 1 yang menjadi acuan dilaksanakannya akreditasi rumah sakit. Standar nasional tersebut terbagi menjadi beberapa bagian standar, yaitu Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Kelompok Standar Pelayanan Berfokus pada Pasien, Kelompok Standar Pelayanan Berfokus pada Manajemen, Program Nasional dan Integrasi Pendidikan Kesehatan dalam Pelayanan. Total ada 16 bab yang menjadi standar akreditasi bagi rumah sakit pendidikan, dan 15 bab standar akreditasi untuk rumah sakit non-pendidikan.

Pelaksanaan akreditasi meliputi kegiatan survei akreditasi oleh surveior dari lembaga independen penyelenggara akreditasi, yang menilai seberapa jauh rumah sakit memenuhi standar yang ditetapkan, dan penetapan status akreditasi. Sedangkan kegiatan pascaakreditasi dilakukan dalam bentuk survei verifikasi, yang bertujuan mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit sesuai rekomendasi yang diberikan surveior.

Pelaksanaan akreditasi meliputi kegiatan survei akreditasi oleh surveior dari lembaga independen penyelenggara akreditasi, yang menilai seberapa jauh rumah sakit memenuhi standar yang ditetapkan, dan penetapan status akreditasi. Sedangkan kegiatan pascaakreditasi dilakukan dalam bentuk survei verifikasi, yang bertujuan mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit sesuai rekomendasi yang diberikan surveior.

RSU Syifa Medika telah menyelenggarakan kegiatan akreditasi berupa pelaksanaan survei pertama program khusus (progsus) untuk empat bab pertama dari Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit pada bulan Desember 2018 lalu. Setelah dilaksanakannya survei, ditetapkan status terakreditasi Perdana untuk RSU Syifa Medika. Maka, tahap selanjutnya adalah pascaakreditasi yaitu survei verifikasi yang direncanakan akan dilakukan satu tahun setelah diselenggarakannya survei pertama. Untuk mendukung kegiatan tersebut, RSU Syifa Medika menyelenggarakan bimbingan akreditasi untuk tambahan enam bab yang akan mengikuti survei pertama, selain verifikasi terhadap empat bab sebelumnya.

             Kegiatan bimbingan akreditasi dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 14 September 2019 di aula RSU Syifa Medika. Bimbingan diberikan oleh para pembimbing dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit, antara lain dr. Firdaus Sai Sohar, Sp. Rad(K), Sp. KN, dr. Ismojo Djati, M. Sc, dan Ibu Eva Trisna, SKM, M. Kep. Ketiga narasumber bimbingan tersebut memaparkan secara detail mengenai persiapan bab-bab baru dari standar akreditasi yang akan disurvei di akhir tahun 2019 ini. Selain itu ketiga pembimbing juga melakukan visitasi langsung ke unit-unit seperti Instalasi Gawat Darurat, Laboratorium, Instalasi Farmasi, Kamar Operasi, dan Resepsionis. Selama visitasi, para pembimbing juga memberikan banyak masukan terkait hal-hal yang akan dinilai saat survei akreditasi nanti, dengan harapan kinerja dalam mempersiapkan survei akreditasi dapat meningkat dan standar-standar akreditasi dapat terpenuhi.

Akreditasi…. Mudah dan Menyenangkan!
Chat kami..
Butuh Bantuan ?
Hai, Ada yang bisa kami bantu?...